Medan | buser86.com
Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan di bawah kepemimpinan Khairul Azmi, Sabtu (10/10/2026).
Apresiasi tersebut diberikan atas langkah percepatan pembangunan infrastruktur serta respons dinas dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
Ketua Umum PC IMM Kota Medan, Rais Prayogo, menilai pola kerja yang diterapkan Khairul Azmi menunjukkan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam merespons persoalan banjir dan kerusakan jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Menurut Rais, pendekatan kerja yang lebih aktif melalui program Misi Energik SDABMBK menjadi salah satu langkah yang patut diapresiasi karena mendorong aparatur pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
“Kami mengamati ada perubahan ritme kerja yang signifikan. Kehadiran program seperti Misi Energik SDABMBK menunjukkan bahwa birokrasi hari ini tidak lagi sekadar menunggu laporan di belakang meja, melainkan aktif menjemput bola langsung ke tengah-tengah masyarakat di tingkat kecamatan,” ujar Rais Prayogo saat memberikan keterangan pers di Medan.
Selain respons terhadap keluhan warga, PC IMM Kota Medan turut menyoroti percepatan pembangunan infrastruktur, mulai dari pemasangan beton cetak (u-ditch) pada saluran drainase hingga pengaspalan sejumlah ruas jalan utama.
Rais menilai, pengerjaan infrastruktur tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik. Namun, menurutnya, percepatan pembangunan juga harus diiringi dengan pengawasan yang ketat agar pekerjaan terlaksana sesuai dengan ketentuan.
Dalam hal ini, Rais memberikan perhatian terhadap komitmen Khairul Azmi dalam mengingatkan pengawas lapangan agar pelaksanaan proyek fisik tetap mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Sebagai representasi gerakan mahasiswa, kami tidak hanya bertugas mengkritik, tetapi juga berkewajiban memberikan apresiasi objektif ketika ada aparatur negara yang bekerja dengan benar dan transparan. Langkah tegas Kadis dalam mengawal kualitas proyek di lapangan sangat patut didukung,” tegas mahasiswa berkemajuan ini.
Meski memberikan apresiasi, Rais berharap kinerja tersebut dapat dipertahankan secara konsisten, terutama dalam menuntaskan proyek penyediaan jaringan pipa air bersih yang tengah berlangsung di sejumlah kawasan permukiman padat penduduk.
Menurut Rais, keberlanjutan pembangunan infrastruktur dasar perlu menjadi perhatian agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, termasuk warga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan air bersih.
Rais menegaskan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap pelaksanaan pembangunan di Kota Medan. Pengawasan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui fungsi pengawasan yang konstruktif, IMM berharap pembangunan perkotaan tidak hanya berfokus pada percepatan pengerjaan fisik, tetapi juga memastikan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur demi mewujudkan Kota Medan yang lebih tertata dan nyaman bagi seluruh warga.
Willyam Pasaribu
