Suarakan Faktanya

Antrian panjang di tempat pengisian bahan bakar di Medan.

banner 728x250

Akhirnya Terungkap, Penyebab Antrian Panjang Minyak Di Kota Medan Bukan Karena Pasokan BBM Langka, Tetapi Banyak Supir Tangki Mogok Kerja Karena Gaji Tidak Di Bayar, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Itu Kan Internal Mereka, Pemrov Sumut Tidak Berani Mencampuri nya

Medan, buser86.com

Akhirnya Terungkap, Penyebab Antrian Panjang Minyak Di Kota Medan Bukan Karena Pasokan BBM Langka, Tetapi Banyak Supir Tangki Mogok Kerja Karena Gaji Tidak Di Bayar, Gubernur Sumut: Itu Kan Internal Mereka, Pemrov Sumut Tidak Berani Mencampuri nya, Selasa (14/7/2026).

Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution mengungkapkan biang kerok terjadi antrean panjang kendaraan bermotor di SPBU wilayah Sumut. Bukan karena kelangkaan BBM, tapi minim sopir mobil tangki yang beroperasi.

Bobby Nasution mengatakan hal itu, diketahui setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berkordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Ia pun, memberikan beberapa solusi untuk pendistribusian BBM kembali normal kepada masyarakat.

‎”Ya, tadi sudah di crosscheck. Yang disampaikan Pertamina, sebenarnya bukan kelangkaan (BBM), tapi yang langka itu adalah pengemudi yang ngantar BBM-nya,” sebut Bobby Nasution kepada wartawan, di Kantor Gubernur Sumut.

Bobby Nasution meminta kepada Kodam I Bukit Bariaan dan Polda Sumut, untuk menurunkan personel, untuk ditugaskan sementara menjadi driver mobil tangki untuk pendistribusian BBM ke SPBU.

‎”Teman-teman TNI/Polri untuk menyiapkan driver dan tim pengamanannya, untuk bisa menggantikan sementara driver yang hari ini belum selesai perekrutannya,” ungkap mantan Wali Kota Medan itu.

Bobby Nasution berharap personel TNI/Polri sudah siap untuk ditugaskan segera menjadi driver mobil tangki. Ia meminta Pertamina untuk segera berkordinasi berapa jumlah driver mobil tanki yang dibutuhkan.

‎”Jadi kami minta malam ini, tim dari TNI-Polri sudah ready. Jumlah personelnya yang dibutuhkan Pertamina ini nanti sedang kordinasi hingga saat ini berapa yang dibutuhkan. Yang pasti teman-teman TNI-Polri dan kami dari Pemerintah siap untuk mengcovernya sementara,” jelas Bobby Nasution.

Bobby Nasution mengaku tidak tahu apa menjadi persoalan terjadi di internal Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, yang membuat terjadi minimnya sopir yang beroperasi untuk mengantar BBM ke SPBU saat ini.

“Kalau itu (sopir) tanya mereka (Pertamina), itukan internal mereka. Kita tidak mau ikut campur kesana, yang pasti jangan sampai masalah internal, mereka dapat menggangu kehidupan bermasyarakat yang ada di Sumut,” tutur Gubernur Sumut.

Hingga saat ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut belum memberikan keterangan resmi terkait minimnya sopir tangki yang beroperasi untuk melakukan pendistribusian, yang mengakibatkan antrean panjang di SPBU.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2