MEDAN – Kericuhan terjadi ketika personel melakukan penyergapan terhadap target operasi berinisial FF alias Apeng setelah petugas undercover buy berhasil memperoleh satu paket sabu dari pelaku.
Saat proses penangkapan berlangsung, keluarga pelaku dan sejumlah warga diduga melakukan perlawanan dengan melempari petugas menggunakan batu hingga situasi menjadi ricuh. Dalam kondisi tersebut, FF alias Apeng berhasil melarikan diri.
Namun, petugas yang dibantu personel Brimob dan Polsek Medan Kota berhasil mengamankan enam pria yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap aparat kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyatakan hasil tes urine menunjukkan keenam pria yang diamankan positif mengonsumsi sabu.
Polisi juga menyita barang bukti berupa sabu seberat bruto 2,45 gram, timbangan digital, sekop sabu, dan plastik klip kosong yang diduga terkait aktivitas peredaran narkotika.
Polda Sumut menegaskan akan menindak tegas pelaku yang menghalangi tugas penegakan hukum, sementara pengejaran terhadap FF alias Apeng masih terus dilakukan.







