Medan, BUSER86.com
Semangat menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan terpancar jelas dalam agenda yang dilaksanakan oleh Forum Kajian Ilmu Syari’ah (FoKIS). Bertempat di kediaman Rumah Haikal, Jalan Bakaran Batu, pada Sabtu (7/3/2026), FoKIS sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan utama yang bertajuk: “Berbagi Takjil, Khataman Qur’an, dan Buka Puasa Bersama.”
Acara yang berlangsung khidmat pada 17 Ramadhan 1447 H ini dimulai sejak pukul 15.00 WIB (Ba’da Ashar). Mengawali rangkaian acara, Ketua Panitia, Muhammad Sahlan Wa Sahlan, menyampaikan laporan kegiatannya. Beliau menekankan bahwa suksesnya acara ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh panitia yang telah mempersiapkan teknis distribusi takjil hingga koordinasi logistik khataman dengan sangat matang, Kamis (12/3/2026).
Memasuki inti acara spiritual, para Cendikiawan Muda FoKIS melaksanakan sesi Khataman Qur’an. Lantunan ayat-ayat suci mengalun syahdu di kediaman Rumah Haikal, menciptakan suasana yang tenang dan penuh keberkahan, sekaligus memperkuat nilai-nilai religius yang menjadi fondasi utama organisasi ini.
Dalam sambutan resminya, Presiden FoKIS, Jumarik, memberikan arahan yang membakar semangat para Cendikiawan Muda. Jumarik menegaskan bahwa setiap agenda yang dijalankan merupakan langkah nyata menuju transformasi besar bagi organisasi.
“Kegiatan hari ini adalah bukti nyata sinergi kita semua. Saya berharap melalui kebersamaan ini, FoKIS benar-benar bisa mencapai visi dan misi yang telah kita canangkan, yakni menciptakan FoKIS Next Level yang lebih progresif, solid, dan memberikan dampak luas bagi masyarakat,” tegas Jumarik dalam sambutannya
Hadir pula sebagai tamu undangan, Kakanda Nur Aflah Husna Lubis yang mewakili Ikatan Keluarga Alumni FoKIS (IKOF). Beliau memberikan sambutan hangat dan apresiasi tinggi kepada kepengurusan saat ini yang dinilai sangat aktif dalam menjaga marwah organisasi melalui kegiatan-kegiatan positif yang menyentuh masyarakat.
Menjelang detik-detik berbuka puasa, acara diisi dengan Tausiyah Singkat yang disampaikan oleh Abangda Dimas Sunanta. Dalam penyampaiannya, beliau mengingatkan para Cendikiawan Muda tentang pentingnya menjaga keistikamahan dalam berorganisasi serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum pembersihan jiwa dan penguatan intelektual. Tausiyah tersebut menjadi siraman rohani yang sangat bermakna bagi seluruh hadirin sebelum ditutup dengan doa bersama.
Rangkaian acara diakhiri dengan Buka Puasa Bersama, di mana rasa lelah setelah berbagi takjil di jalanan terbayar tuntas dengan kehangatan santap bersama dan suasana kekeluargaan yang begitu erat di antara para Cendikiawan Muda FoKIS dan lanjutkan Poto bersama seluruh peserta yang hadir.
Willyam Pasaribu
