Medan – Gubernur Sumut Bobby Nasution merespon soal sebuah video sepasang suami istri yang histeris sambil bersujud di halaman kantor Pemerintah Provinsi Sumut agar biaya pengobatan anaknya dibantu.
Menanggapi itu, Bobby Nasution mengatakan, pihaknya sudah mengurus permasalahan tersebut.
Hanya saja, saat ini pihaknya akan meminta pertanggungjawaban dari rumah sakit yang memberikan rujukan tersebut.
Menurut Bobby Nasution, dalam permasalahan ini yang paling disayangkan adalah pihak rumah sakit yang memberi rujukan ke rumah sakit yang tidak bekerja sama dengan BPJS.
“Sudah beres ya (untuk biaya pengobatan anak pasutri itu sudah dibayarkan). Namun ini kita sampaikan, bukan membela siapapun sekali lagi, tapi memang yang kita sesalkan itu rujukanya yang salah. Artinya rumah sakit yang didatangi itu tidak melayani BPJS,” jelasnya usai meninjau kantor PLN Sumut, Senin (8/6/2026).
Bobby mengatakan, Dinkes Sumut sudah mendatangi rumah sakit yang memberikan rujukan tersebut.
“Nah yang salah itu, bukan nyalahin pasiennya. tapi rumah sakit yang merujuk. Kita sudah tau (rumah sakitnya) saya tidak mau menyebut nama rumah sakitnya. Saya sudah cek dengan Dinkes Sumut. Kita sesalkan, kenapa merujuk ke rumah sakit yang tidak BPJS itu titik poin salahnya,”terangnya.
Bobby juga akan menunggu hasil pemeriksaaan dari Dinkes Sumut tersebut, apabila, nantinya rumah sakit yang memberikan rujukan terbukti bersalah, maka akan diberikan sanksi.
“Untuk pembayaran pengobatan pasien ditanggung provinsi. Tadi kita mau minta pertanggungjawaban dari rumah sakit yanng merujuk. Nanti kita lihat alasannya apa hanya di sana saja ada dokternya, saya rasa enggak ya. Karena kita punya Rumah Sakit Pusat Adam Malik. Di sana saya rasa lengkap fasilitasnya dan pastinya melayani BPJS,” ucappnya.
Bobby juga menjelaskan, saat sepasang pasutri itu datang ke Kantor Pemprov Sumut, ia sedang tidak di sana.
“Saat kejadian itu,saya lagi tidak di kantor waktu itu. tapi saya sudah perintahkan itu ditanggung dan tim sudah ke rumah (Pasutri) untuk mengatakan semua sudah diselasaikan,” jelasnya.
Diketahui, Sebuah video sepasang suami istri mendatangi kantor gubernur dengan histeris sambil bersujud meminta Gubernur Sumut Bobby Nasution membantu biaya pengobatan anaknya viral di sosial media, Minggu (7/6/2026).
Dalam video itu, terlihat sepasang suami istri hormat di dalam halaman Kantor Gubernur Sumut lalu menangis histeris.
Tak berapa lama, mereka berbalik ke belakang ke arah poster Bobby Nasution dan tiba-tiba langsung sujud berharap orang nomor satu di Sumut dapat membantunya.
“Pak bantu kami anak kami terbaring di Rumah Sakit Mitra Medika, biaya terlalu besar saya tidak punya uang, rumah sudah kami gadai,” teriaknya.
Sambil bersujud, perempuan paru baya itu menceitakan, anaknya ditikam oleh seseorang yang tak dikenal.
“Biaya pengobatannya Rp 180 juta, saya enggak sanggup bayar. Rumah tergadai. Kami tidak tahu mau kemana. Tolong bantu. Saya seorang ibu yang sedang mencari anak saya. Anak saya ditikim orangnya tidak tahu. Dan saya tidak tahu, karena rumah sakit itu terlalu besar. Tolong dibantu pak,”ucapnya sambil histeris bersujud dan menangis.
Sementara itu, dalam video itu juga terekam suara bahwa yang merekam adalah timses Bobby Nasution saat pilkada.
“Saya mohon pak Bobby,tolong dibantu.mereka adalah orang yang tidak mampu mereka penerima BPJS gratis. Saya timses bapak dulu, tolong dibantu pak,” ucap seseorang yang merekam tersebut.







