Suarakan Faktanya
banner 728x250

Hajab Kali! Demi Tutupi Duit Judi Online Rp297 Juta, Pemuda di Dairi Nekat Tabrak Gubuk dan Rekayasa Begal

banner 728x250

DAIRI – Akting Wandaniel Girsang (24) tergolong nekat namun berakhir konyol. Demi menutupi boroknya yang menghabiskan uang perusahaan ratusan juta rupiah untuk judi online, warga Dairi ini tega menyiksa dirinya sendiri, menabrakkan motor ke gubuk, lalu berpura-pura menjadi korban begal sadis di Jembatan Lae Renun.

Namun, sepandai-pandainya WG bersandiwara, ketajaman insting Polres Dairi berhasil membongkar skenario busuk tersebut. Kedok WG dikuliti habis oleh Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan, dalam konferensi pers di Mapolres Dairi, Rabu (10/6/2026).

“Semua cerita disabet begal, dipukul balok, dan uang Rp297 juta dirampas itu murni dongeng rekayasa pelaku. Motifnya untuk menggelapkan uang perusahaan yang habis dipakai main judi,” tegas AKBP Otniel Siahaan.

Skenario “Drama Kolosal” Jembatan Lae Renun

Awalnya, WG membuat laporan palsu yang dramatis. Ia mengaku dicegat tiga pria misterius berhelm dan berjaket saat mengendarai Yamaha RX King miliknya di Jalinsum Sumbul Karo, Desa Palding Jaya, Kecamatan Tigalingga. WG mengaku dihantam balok kayu hingga tersungkur, lalu tas berisi uang operasional perusahaan sebesar Rp297 juta, laptop, emas, hingga motornya digondol pelaku. Total kerugian diklaim mencapai Rp343 juta.

Namun, saat Tim Satreskrim Polres Dairi melakukan Olah TKP, kebohongan WG mulai robek satu per satu:

  • Motor “Hilang” Ditemukan Dekat Sungai: Motor RX King yang katanya dibawa kabur begal, justru ditemukan di jalan setapak tepi sungai dengan kondisi ban depan pecah.

  • Barang Bukti Dibuang ke Hilir: Tas Eiger berisi laptop dan ponsel yang dilaporkan dijarah, malah mengapung di hilir sungai.

  • Bercak Darah Janggal: Polisi menemukan ceceran darah dan kain robek yang identik dengan kain di sebuah gubuk tak jauh dari lokasi.

Kecanduan Judi Online Berujung Panik

Ditemukannya bukti-bukti aneh ini membuat polisi memeriksa jejak digital dan rekening bank milik WG. Hasilnya mengejutkan: Uang ratusan juta itu tidak pernah ada di dalam tas saat kejadian.

Kronologi borok WG yang sebenarnya terjadi pada Rabu (6/5/2026):

  1. Terima Dana Perusahaan: WG menerima transfer dari bosnya berinisial KS total Rp212,75 juta untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

  2. Tergoda Setan Judi: Di hari yang sama, WG mendapat pesan undian voucher judi online di Facebook. Tergiur menang besar setelah sebelumnya kalah Rp50 juta, WG gelap mata. Ia menguras uang PBB tersebut, memindahkannya ke rekening pribadi (SeaBank dan BRI) hingga limit transaksi habis.

  3. Uang Ludes dalam Semalam: Di sebuah penginapan, WG terus memutar uang tersebut hingga dana perusahaan ludes tak bersisa.

Saat sang bos menagih bukti pembayaran PBB, WG mulai panik dan memutar otak. Ia berbohong mengatakan bank sudah tutup. Dalam perjalanan pulang, muncullah ide gila untuk merekayasa pembegalan.

Tabrak Gubuk Demi Luka Autentik

Agar ceritanya meyakinkan, WG sengaja membelokkan motor RX King miliknya ke jalan berbatu lalu menabrakkan diri ke sebuah gubuk sampai wajah dan tubuhnya babak belur.

Setelah terluka, ia melempar tasnya ke sungai, lalu berjalan gontai menuju pemukiman warga sambil merintih meminta tolong dan mengaku telah dirampok.

Ancaman 5 Tahun Penjara

Skenario “air mata buaya” ini resmi berakhir di jeruji besi. WG kini tidak hanya kehilangan uang dan pekerjaannya, tetapi juga kebebasannya.

Polisi telah menahan WG dan menyita barang bukti berupa motor RX King, laptop, ponsel, serta dokumen rekening bank. Atas tindakan nekatnya, WG dijerat Pasal 488 dan/atau Pasal 486 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2