Belawan | buser86.com – Di tengah derasnya arus Informasi dan Tuntutan Masyarakat akan Pelayanan Publik yang semakin baik, ada satu hal yang tetap menjadi Fondasi kuat dalam membangun Kepercayaan : Silaturahmi yang tulus dan Komunikasi yang terbuka.
Semangat itulah yang mengiringi langkah Ketua Forum Wartawan Kejaksaan ( FORWAKA ) Belawan, Budi Yanto,SH, yang diwakili oleh Sekretaris Forwaka Belawan Maskur bersama Jajaran Pengurus dan Anggota saat melakukan kunjungan Silaturahmi ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala Kantor Imigrasi Belawan, Baapak. Eko Yudis Parlin Rajagukguk, dalam suasana penuh Kekeluargaan yang begitu terasa sejak awal pertemuan.
Tidak ada sekat Jabatan, tidak ada jarak antara Institusi dan Insan Pers. Yang hadir hanyalah Kehangatan, Canda, Diskusi, serta Pertukaran Gagasan yang mengalir dengan penuh Ketulusan. Momen sederhana itu seakan menjadi pengingat bahwa Pengabdian kepada Masyarakat dapat Terwujud ketika semua Pihak berjalan bersama dalam semangat Kebersamaan.
Bagi FORWAKA Belawan, Silaturahmi tersebut bukan sekadar kunjungan Seremonial. Lebih dari itu, pertemuan ini menjadi simbol eratnya hubungan antara Media dan Pemerintah sebagai Dua Pilar yang Sama-sama mengembang Amanah melayani masyarakat. Jika pemerintah bekerja menghadirkan Pelayanan, maka Media hadir menyampaikan Informasi yang Jujur, Berimbang, dan Membangun Harapan.
Sekretaris Forwaka Belawan Maskur, menyampaikan bahwa Pers memiliki Tanggung Jawab besar dalam menjaga ruang Informasi yang sehat bagi Masyarakat.
“ Media bukan hanya menyampaikan Berita, tetapi juga menjadi Jembatan yang Menghubungkan Masyarakat dengan berbagai Program Pelayanan yang dilakukan Pemerintah. Ketika Komunikasi berjalan baik, maka kepercayaan masyarakat pun akan tumbuh dengan sendirinya ”, ujarnya.
Namun suasana pertemuan menjadi semakin haru ketika Kepala Kantor Imigrasi Belawan, Bapak Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menyampaikan Pandangannya tentang makna Pengabdian dan Pelayanan kepada Masyarakat.
Dengan suara yang tenang namun Sarat Makna, ia mengatakan bahwa keberadaan Media memiliki peran yang sangat penting dalam perjalanan sebuah Institusi.
“ Pelayanan yang baik tidak cukup hanya dilakukan, tetapi juga harus diketahui Masyarakat. Rekan-rekan Wartawan bukan sekadar Penulis Berita. Mereka adalah Sahabat yang membantu menyampaikan Kerja Nyata Pemerintah kepada Masyarakat, sekaligus menjadi pengingat agar kami terus berbenah menjadi lebih baik “, ungkapnya.
Pernyataan itu sontak menghadirkan suasana yang lebih hangat. Bukan sekadar Kata-kata, tetapi sebuah Refleksi tentang pentingnya kebersamaan dalam membangun pelayanan Publik yang berkeadilan dan Humanis.
Dengan penuh ketulusan, Kepala Imigrasi Bapak Eko kembali menyampaikan pesan yang menyentuh hati.

“ Jabatan hanyalah Titipan yang suatu saat akan berakhir. Namun kebaikan yang kita berikan kepada Masyarakat akan tetap Hudup dalam Ingatan mereka. Karena itu kami berusaha Nelayani bukan hanya dengan Aturan, tetapi juga dengan Hati. Kami ingin setiap Masyarakat yang datang merasakan bahwa Negara hadir untuk mereka, Hadir dengan Senyum, Kepedulian, dan rasa Hormat “, tuturnya.
Kalimat tersebut seolah menjadi pengingat bahwa Hakikat sebuah Jabatan bukanlah tentang Kekuasaan, melainkan tentang Pengabdian. Bukan tentang seberapa Tinggi Posisi yang dimiliki, tetapi seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh Masyarakat.
Ia juga berharap Hubungan Harmonis antara Imigrasi Belawan dan Insan Pers dapat terus terjalin dengan baik.
“ Ketika Pemerintah dan Media saling Percaya, saling Mendukung, dan Sama-sama mengutamakan Kepentingan Masyarakat, maka Pelayanan Publik akan semakin kuat. Kepercayaan masyarakat adalah Modal terbesar yang harus kita jaga bersama “, tambahnya.
Pertemuan yang berlangsung sederhana itu akhirnya ditutup dengan Sesi Photooto bersama. Namun lebih dari sekadar mengabadikan gambar, Momen tersebut menjadi simbol lahirnya semangat Kebersamaan yang semakin Erat antara FORWAKA Belawan dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan.
Di balik senyum yang terukir dalam Phooto itu, tersimpan satu pesan yang mendalam : bahwa Pengabdian tidak selalu diwujudkan melalui Langkah-langkah besar. Kadang, sebuah Silaturahmi yang tulus mampu menghadirkan Kekuatan, Harapan, dan semangat baru untuk terus melayani sesama.
Di tengah berbagai tantangan zaman yang terus berubah, pertemuan itu menjadi bukti bahwa ketika Pemerintah dan Media berjalan Berdampingan dengan niat yang Baik, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh. Dan ketika kepercayaan itu tumbuh, pelayanan yang humanis bukan lagi sekadar Cita-cita, melainkan kenyataan yang benar-benar dirasakan oleh Masyarakat.
( bembeng buser86/Team )







