Batu bara | buser86
Ketua Ikatan Mahasiswa Batu Bara (IMABARA) Medan, Rifan Syafutra, secara terbuka menantang dan mendesak Polres Batu Bara untuk bertindak tegas dengan menangkap seluruh bandar besar yang selama ini diduga masih bebas beroperasi di wilayah Kabupaten Batu Bara.

Dalam pernyataannya, Rifan Syafutra menegaskan bahwa peredaran narkoba dan kejahatan terorganisir lainnya di Batu Bara telah berada pada tahap yang sangat mengkhawatirkan dan merusak masa depan generasi muda, Rabu (4/2/2026).
“Kami menantang Polres Batu Bara untuk menunjukkan komitmen nyata. Jangan hanya menangkap pengguna atau pelaku kecil, tapi tangkap seluruh bandar besar yang menjadi otak peredaran kejahatan di Batu Bara,” tegas Rifan.
Menurut Rifan, IMABARA Medan selama ini menerima banyak keluhan masyarakat terkait dugaan masih kuatnya jaringan bandar besar yang seolah kebal hukum. Kondisi ini dinilai mencederai rasa keadilan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
IMABARA Medan menyatakan siap mendukung langkah aparat kepolisian, termasuk dengan memberikan data, laporan masyarakat, serta melakukan pengawalan moral dan sosial agar penegakan hukum berjalan transparan dan tanpa tebang pilih.
“Jika Polres Batu Bara serius, kami sebagai mahasiswa dan masyarakat siap berdiri di barisan terdepan mendukung. Tapi jika dibiarkan, kami tidak akan tinggal diam,” tambahnya.
IMABARA Medan berharap Polres Batu Bara segera mengambil langkah konkret dan terukur demi menciptakan Batu Bara yang aman, bersih dari narkoba, dan bebas dari praktik kejahatan terorganisir.
Willyam Pasaribu
