Kajati Sumut Lantik Kajari Medan Ridwan Sujana Angsar Dan 2 Asisten

Medan, buser86

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Harli Siregar melantik Kepala Kejaksaan Negeri Medan (Kajari Medan) yang baru, Ridwan Sujana Angsar. Selain itu, Kajati juga melantik Asisten Tindak Pidana Khusus, Jhonny William Pardede dan Asisten Pemulihan Aset, Ronal Hasiholan Bakara.


“Kajari wajib memastikan bahwa kejari bukan sekedar penerus laporan, melainkan pusat penyelesaian masalah hukum masyarakat di daerah,” ucap Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut), Harli Siregar di Aula Cipta Kerta lantai III, Kejati Sumatera Utara, Rabu (4/2/26).

Harli menginstruksikan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, agar dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan baik. Ia mengatakan pemulihan kerugian negara inti dari penegakan hukum.

“Saya tegaskan bahwa pemulihan kerugian negara adalah inti dari penegakan hukum yang berkeadilan, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pemidanaan pelaku, tetapi harus mampu mengembalikan aset hasil kejahatan kepada negara dan masyarakat,” tandasnya.

Untuk diketahui, Ridwan Sujana Angsar menggantikan Fajar Syah Putra, yang dipromosikan sebagai Kabag TU dan Pengamanan Jampidmil Kejaksaan Agung R.I.

Ridwan Sujana Angsar, sebelumnya menjabat sebagai kepala subdirektorat penyidikan tindak pidana khusus lainnya dan tindak pidana pencucian uang pada direktorat penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung R.I.

Kemudian, Jhonny William Pardede menggantikan Mochamad Jefry yang kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kasubdit Monev pada Direktorat Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan R.I.

Sementara, Ronal Hasiholan Bakara menggantikan Ali Akbar yang saat ini mendapat penugasan baru di luar institusi Kejaksaan untuk menduduki jabatan Struktural Eselon II di Kementerian Pedesaan RI. Ronal sendiri sebelumnya diketahui menjabat sebagai Kajari Kota Kendari.

Willyam Pasaribu

Gandeng Stakeholder, Rutan Kelas I Medan Kembali Berikan Penyuluhan Hukum bagi Tahanan

Medan, buser86

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan hukum terhadap warga binaan dengan menggandeng berbagai stakeholder. Kali ini, Rutan Kelas I Medan bekerja sama dengan PS & PARTNERS LAW FIRM Advokat & Legal Consultant menggelar kegiatan penyuluhan dan pemaparan hukum bagi para tahanan, Jumat (06/02/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Rutan Kelas I Medan, beralamat di Jalan Lembaga Pemasyarakatan No.12, Kampung Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, ini menyasar warga binaan yang masih berstatus terdakwa dan belum memperoleh putusan pengadilan, khususnya yang tersandung perkara tindak pidana korupsi (tipikor) dan narkotika.

Penyuluhan hukum tersebut bertujuan memberikan pemahaman hukum yang menyeluruh, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum warga binaan dalam menghadapi proses peradilan yang tengah dijalani, agar hak-hak hukum mereka tetap terlindungi sesuai ketentuan perundang-undangan.

Acara diawali dengan pemaparan profil PS & PARTNERS LAW FIRM yang disampaikan langsung oleh Adv. Paulus Peringatan Gulo, S.H., M.H., selaku pimpinan kantor hukum. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa advokat memiliki peran strategis sebagai penjaga dan pengawal keadilan yang harus hadir di tengah masyarakat, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan.

“Setiap warga negara, termasuk warga binaan, memiliki hak hukum yang wajib dijamin oleh negara. Advokat hadir untuk memastikan hak-hak tersebut tidak diabaikan,” tegas Paulus.

Materi hukum terkait perkara narkotika disampaikan oleh Senior Advokat Itoloni Gulo, S.H., yang menguraikan secara rinci proses hukum, hak tersangka dan terdakwa, serta dampak dan konsekuensi hukum dari tindak pidana narkotika. Ia menekankan pentingnya pemahaman hukum agar warga binaan tidak salah langkah dalam menjalani proses hukum.

Sementara itu, materi tindak pidana korupsi (tipikor) dipaparkan oleh Senior Advokat Famati Gulo, S.H., M.H., dengan penjelasan mendalam mengenai mekanisme penanganan perkara tipikor, sistem pembuktian, serta hak-hak hukum yang melekat pada terdakwa dalam proses persidangan.

Guna memperkuat pemahaman peserta, sesi diskusi dan tanya jawab dipandu oleh Asisten Advokat PS & PARTNERS LAW FIRM, Silsilah Halawa, yang membuka ruang dialog aktif. Para warga binaan tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan dan persoalan hukum yang sedang mereka hadapi.

Di sisi lain, kegiatan ini turut didampingi oleh Julius Giawa, selaku Pimpinan Redaksi Krimsusnewstv.id, untuk memastikan proses dokumentasi, pemberitaan, dan publikasi berjalan secara profesional, objektif, dan berimbang.

Secara keseluruhan, kegiatan penyuluhan hukum ini berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Melalui kegiatan ini, PS & PARTNERS LAW FIRM berharap dapat terus berkontribusi nyata dalam upaya penegakan hukum, perlindungan hak asasi manusia, serta peningkatan kesadaran hukum di lingkungan pemasyarakatan.

Willyam Pasaribu

KAJARI BELAWAN DAN PT. KAI DIVRE I SUMATRA UTARA TEKEN KERJASAMA BIDANG DATUN

Medan | buser86.com

Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari ) Belawan Dr. Yusuf Darmaputra, SH, MH didampingi Kepala Seksi ( Kasi ) Perdata dan Tata Usaha Negara Bayu Esha Wirana,SH dan para Jaksa Pengacara Negara ( JPN ) melaksanakan penandatangankerja sama dengan Pejabat PT. Kereta Api Indonesia ( KAI ) Divre I Sumatera Utara, Selasa ( 10/2/2026 ).

Hal ini dikutip dari media Instagram Kejari Belawan.

PT.KAI DIVRE I SU DAN KEJAKSAAN BEGERI BELAWAN MELAKUKAN PENANDATANGAN KESEPAKATAN BERSAMA

Penandatangan kerjasama tersebut dilakukan Kajari Belawan Dr. Yusuf Darmaputra, SH, MH dan Kepala PT. KAI Divre I Sumut Sofan Hidayat.Kerjasama tersebut bertujuan memperkuat sinergi PT. KAI Divre I Sumut dan Kejari Belawan khususnya dalam memberikan pertimbangan,pendampingan serta perlindungan hukum atas setiap langkah strategis dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara ( Datun ).

Kepala PT. KAI Divre I Sumut Sofan Hidayat, menyampaikan bahwa kesepakatan ini menjadi komitmen dalam menerapkan tata kelola yang baik “, Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat fondasi tata kelola yang transparan,akuntabel dan berintegrasi di lingkungan PT. KAI Divre I Sumut ” ujarnya.

Sementara itu, Kajari Belawan Dr. Yusuf Darmaputra, mengatakan melalui kerjasama tersebut senantiasa menjadi pihaknya membantu PT. KAI Divre I Sumut dalam penanganan permasalahan hukum dibidang Datun,ucapnya. ( bembeng buser86/team )

Tim Reaksi Cepat (TRC) Kota Medan Peringati Anniversary Yang Ke 1 Tahun

Medan, buser86

Tim Reaksi Cepat Kota Medan Peringati Anniversary Yang Ke 1 Tahun, Rabu (11/2/2026).

Demikian Dikatakan Katim TRC Kota Medan Reza Wahyudi Di Royal Kopi Tembung Saat Acara Perayaan Ulang Tahun Dengan Menyanyikan Lagu Selamat Ulang Tahun, Potong Kue, Suap Suapan Kue Bersama Pengurus Dan Anggota.

Diharapkan Kehadiran Tim Reaksi Cepat Kota Medan Bisa Membuat Rasa Aman Dan Nyaman Bagi Masyarakat Kota Medan

Sekretaris TRC Kota Medan Willyam Pasaribu Juga Mengatakan Tim Reaksi Cepat Kota Medan Sebagai Mitra Kamtibmas Polri Harus Bisa Menjadi Teladan Untuk Masyarakat, Dan Dapat Membantu Polisi Dalam Menangkap Para Pelaku Kejahatan Yang Suka Meresahkan Masyarakat.

Harapan nya Pemerintah Kota Medan Harus Sangat Mendukung Kehadiran TRC Kota Medan Sebagai Mitra Kepolisian, Karena Sangat Membantu Pemerintah Untuk Menyelesaikan Segala Persoalan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat.

Dan Saya Juga Berharap Dengan Kehadiran TRC Kota Medan Bisa Membuat Para Pelaku Kejahatan Di Kota Medan Bertobat Dan Kembali Ke Jalan Yang Benar, Ujarnya

Willyam Pasaribu

Sukses Digelar, Promosi Budaya Guangxi Pererat Kerja Sama Pariwisata Indonesia–Tiongkok

Jakarta, buser86

Kegiatan Guangxi Culture and Tourism Promotion digelar di Sheraton Gandaria, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Acara ini menampilkan kekayaan budaya Guangxi sekaligus menjadi upaya memperkuat kerja sama pariwisata dan kebudayaan antara Indonesia dan Tiongkok.

Sejumlah pemangku kepentingan di bidang pariwisata dan hubungan internasional hadir dalam kegiatan tersebut. Dari Indonesia, hadir Yulia, Direktur Pemasaran Pariwisata Internasional kawasan Asia, Australia, dan Oseania Kementerian Pariwisata Republik Indonesia; Zhou Weiliang, Sekretaris Jenderal Perhimpunan Persahabatan Indonesia–Tiongkok (PERPIT); Artha Hanif, Ketua Umum Alliance of The Indonesian Tour & Travel Agency (AITTA); Rina Darmawan, Ketua DPD Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) DKI Jakarta; serta Hendra Eker, Kepala Bidang Inbound dan Domestik Dewan Pimpinan Pusat ASITA.

Dari pihak Tiongkok, hadir Wang Siping, Counselor Bidang Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia; Li Pan, Direktur Kantor Informasi Pemerintah Rakyat Daerah Otonom Guangxi Zhuang; serta Lin Lin, Wakil Kepala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Daerah Otonom Guangxi Zhuang. Acara ini juga dihadiri perwakilan asosiasi pariwisata, pelaku industri perjalanan, perusahaan pariwisata Guangxi, serta media.

Dalam kegiatan tersebut, Lisa Li, Director of Sales Guilin Tianyuan International Travel Service Co., Ltd., tampil sebagai pembicara. Ia menekankan pentingnya budaya sebagai dasar penguatan hubungan antarnegara.

“Dengan budaya kita jadikan jembatan,” kata Lisa Li. Menurut dia, pertukaran budaya dan pariwisata dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Guangxi sekaligus membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan di sektor pariwisata.

Rangkaian acara juga diisi dengan pameran hasil karya budaya dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Guangxi, yang menampilkan kerajinan tradisional dan produk kreatif. Selain itu, para tamu disuguhkan pertunjukan tarian budaya khas Guangxi.

Kegiatan ini turut didukung Chongzuo Media Convergence Center dan Guangxi Zuojiang Culture Media Co., Ltd., yang menampilkan presentasi visual bertema New Zuojiang, New National Trend sebagai bagian dari promosi budaya Guangxi.

Salah satu peserta, Melda Rina, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai acara ini memberikan pengalaman budaya yang menarik sekaligus membuka wawasan.

“Pameran karya budaya, produk UMKM, dan pertunjukan tari yang ditampilkan sangat menarik. Kegiatan ini membantu kami memahami kekayaan budaya Guangxi sekaligus melihat potensi kerja sama di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap terjalin kerja sama yang lebih luas di bidang pariwisata dan kebudayaan, sekaligus mendorong pertukaran wisatawan antara Indonesia dan Tiongkok.

Willyam Pasaribu